Hitung estimasi cicilan berdasarkan jenis pinjaman, tujuan penggunaan, profil peminjam, penghasilan, pengeluaran, tenor, bunga, uang muka, agunan, biaya pinjaman dan berbagai faktor lainnya.
Pilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.
Informasi dasar untuk simulasi kemampuan pembayaran.
Masukkan pendapatan dan kewajiban bulanan.
Atur jumlah dana, tenor dan metode bunga.
Masukkan biaya agar estimasi total biaya lebih realistis.
Informasi tambahan untuk membuat simulasi lebih lengkap.
Perkiraan keseluruhan biaya yang dibayarkan.
Ringkasan kondisi berdasarkan data yang Anda masukkan.
Estimasi pembagian pokok dan bunga setiap bulan.
| Bulan | Angsuran | Pokok | Bunga | Sisa Pokok |
|---|
Kalkulator pinjaman ini dirancang untuk membantu masyarakat Indonesia memperkirakan kemampuan pembayaran sebelum mengambil fasilitas kredit. Pengguna dapat memasukkan jumlah pinjaman, jenis kebutuhan, profil peminjam, penghasilan, pengeluaran, tenor, bunga dan berbagai biaya yang mungkin muncul dalam proses pembiayaan.
Setiap jenis pembiayaan memiliki karakteristik yang berbeda. KPR, kredit kendaraan, kredit konsumtif, kredit usaha dan kredit investasi dapat memiliki tenor, struktur bunga, persyaratan agunan dan biaya yang berbeda. Karena itu, simulasi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dana yang sebenarnya.
Jumlah cicilan baru sebaiknya tidak dilihat secara terpisah dari kondisi keuangan. Penghasilan bulanan, pengeluaran rumah tangga, cicilan yang masih berjalan dan jumlah tanggungan dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam memenuhi kewajiban pembayaran.
Selain bunga, pinjaman dapat memiliki biaya lain seperti provisi, administrasi, asuransi, appraisal atau survei, biaya pengikatan agunan, notaris dan biaya lainnya. Besarnya biaya berbeda-beda tergantung produk dan penyedia pembiayaan.
Tenor yang lebih panjang biasanya membuat jumlah cicilan per bulan menjadi lebih ringan, tetapi periode pembayaran menjadi lebih lama dan total bunga yang dibayarkan dapat menjadi lebih besar. Sebaliknya, tenor yang lebih pendek biasanya menghasilkan cicilan bulanan lebih besar tetapi dapat mengurangi periode pembayaran bunga.
SLIK merupakan sistem informasi yang dikelola OJK dan dapat digunakan dalam proses analisis kualitas debitur. Namun, hasil SLIK bukan keputusan otomatis bahwa seseorang pasti mendapatkan atau ditolak pinjaman. Keputusan akhir berada pada lembaga jasa keuangan sesuai kebijakan dan penilaian risikonya.